Pagi: Satu
Memijak bumi menata arti
Riuh tapi tak gaduh
Sedikit membakar
Tapi tak cukup menghanguskan
Harmonisasi yg msh rapuh
Studi komparasi yg blm utuh
Menemaniku di pagi yg penuh peluh
Jadi…
Utuhkan pagi supermu
(Dukun, Gresik, 12 Desember 2011)
Pengalaman SPMB 2005
Sebenarnya mau nulis yang lain. Tapi, berhubung saya menemukan catatan lama saya dan belum terpublikasikan lewat blog, akhirnya, ini saja deh yang saya munculkan. Tit… Demikian pendahuluannya, silakan disimak, sedikit, semoga bermanfaat.
Simple Javascript 1
Wah, sudah lama tidak tulis-menulis di blog ini…
Berhubung sedang agak suntuk, dan karena pengalaman hari ini, saat ngoding (kembali) dengan Javascript, yang membuat agak… bhew… permasalahan simpel yang bikin rasanya bilang ‘MBENCEKNO’… Tapi, apapun itu, pasti ada hikmahnya, tambah ilmu pastinya, hehe…
Langsung aja dech…
Berikut sedikit perbedaan Javascript dengan beberapa bahasa pemrograman lain yang biasa saya pakai. Simpel saja, tentang perulangan (looping).
Jika biasanya ketika saya ingin melakukan perulangan (for loop) untuk mendapatkan item-item dalam sebuah array, saya akan menulisnya seperti kode berikut.
for (int i = 0; i < objects.size(); i++) {
// doing something I like
-> this is Java based code
}
Tapi, ternyata kalau diaplikasikan di Javascript kok tidak bisa ya… Usut punya usut, ternyata masalahnya hanya terletak pada int i (direct variable declaration) di dalam statement for. Ternyata!!! Di Javascript, variabel tidak didefinisikan terlebih dahulu pun tidak masalah, bahkan akan menimbulkan galat (error) seperti jenis kode perulangan di atas, atau mungkin dapat dideklarasikan sebelum blok perulangan, jika kasusnya seperti perulangan tersebut.
Akhirnya, kode tersebut saya translasikan menjadi baris kode berikut.
for (i = 0; i < objects.length; i++) {
// doing something I like
-> this is Javascript based code
}
Hehe.. cukup sekian yang dapat saya sampaikan (halah.. kayak pidato aja..)
Semoga dapat memberi sedikit wawasan..
Menambah Keyboard Language Windows XP
Studi Kasus: Menambah Keyboard Language ‘Bahasa Arab’
Langsung aja step-by-step-nya:
- Buka Control Panel dari Start Menu.
- Jika Control Panel tampil dalam mode normal: pilih Date, Time, Language, and Regional Options. Kemudian, pilih Regional and Language Options.
Jika Control Panel tampil dalam mode classic: pilih langsung Regional and Language Options.
Akan tampil window seperti gambar berikut:
My First Online experience
Mungkin ini adalah cerita singkatku tentang bagaimana “aku” dulu bersusah payah untuk hanya sekedar memuaskan keingintahuanku tentang dunia internet, dan juga sebagai cerita nostalgia kehidupanku di masa silam. Bagaimanakah ceritanya? Baca sendiri saja deh… hehe…
Let’s start reading piece of my “life story”…
Mem-backup File di Server Web Hosting
Studi kasus:
Backup file dari web hosting 000webhost.com
Langsung aja, step by step-nya:
- Login ke cPanel website kamu. Misal: kita punya website dengan domain okebegete.co.cc. Maka, kita bisa masuk ke cPanel kita dengan mengakses okebegete.co.cc:2082.
- Seperti biasa, masukkan username & password yang udah dikasih oleh web hosting-nya.
- Cari n pilih: Backup Wizard di bagian panel Files.
- Akan muncul dua pilihan, yaitu untuk Backup atau Restore. Karena kita sekarang mau mem-backup, so pilih yang Backup.
- Ada dua pilihan lagi niech.., full backup (backup seluruh site –beserta database n konfigurasi) atau partial backup (bisa milih sendiri, mana yang mau di-backup –mending yang ini kalo masih newbie!)
- Terserah dech mau pilih yang mana. Di sini, kita pilih yang partial aja. Lebih gampang. LANJUT…
- Langkah terakhir, setelah milih tadi akan muncul tombol untuk download file-nya.
- That’s all.
Note:
Kurang jelas, comment please!
Jilbab di Tengah Aparat Kepolisian (Indonesia), Adakah?
Ini adalah salah satu pertanyaan BESAR yang pernah terlintas di benakku. ADAKAH POLWAN YANG MENGENAKAN HIJAB (JILBAB) dalam kesehariannya saat bertugas, yach??
Mungkin ini dapat dikatakan sebagai hasil pengamatanku sehari-hari yang selalu berlalu-lalang melintas di jalan-jalan kota (Surabaya). Dari pengamatan itu, tidak pernah kutemukan seorang pun polisi (wanita) yang mengenakan jilbab. Dalam benakku, aku sempat bertanya-tanya, apakah ini (model seragam polisi wanita) yang harus dikenakan oleh para pemakainya walaupun secara agama dia muslim??? Tidak adakah sebuah kebijakan yang mampu menjaga ‘virginitas’ seorang polisi (muslimah), dimana jilbab (menutup aurat) begitu dijaga di dalam Islam? Terlebih secara sumber daya, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
Coba kita lihat Norwegia, negara yang secara sumber daya mungkin memiliki lebih banyak penduduk non-muslim, tapi di kepolisiannya, setiap anggota (wanita) satuannya yang beragama Islam, diberikan sebuah pengkhususan dalam hal seragam, yakni menambahkan jilbab sebagai salah satu komponennya.
So, akankah Indonesia juga bisa dan mampu untuk melakukannya (kalau memang belum ada)? Apakah hal ini juga terkait dengan tingkat kemerosotan moral bangsa ya sudah semakin tinggi kadarnya??? Perlu diingat juga betapa kerasnya perjuangan para remaja muslimah kita di beberapa puluh tahun silam, yang sungguh sangat tragis mungkin, dimana mereka harus rela dikeluarkan dari sekolahnya hanya gara-gara masalah jilbab, menutup aurat, yang sejatinya adalah sebuah kewajiban bagi setiap pemeluk Islam.
Inikah Indonesia-ku???

